Evaluasi dan Validasi Produk Tandai Penutupan Workshop Multimedia ICCLR Batch 1

Workshop & Pelatihan

Evaluasi dan Validasi Produk Tandai Penutupan Workshop Multimedia ICCLR Batch 1

Oleh Tim Humas ICCLR | Yogyakarta, 6 Agustus 2026

YOGYAKARTA – Rangkaian panjang Workshop Multimedia Berbasis Cognitive Load Batch 1 resmi mencapai puncaknya pada Kamis (6/8/2026). Bertempat di Gedung Magister dan Doktoral FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), pertemuan pamungkas ini difokuskan pada proses evaluasi, validasi, dan penyempurnaan akhir produk multimedia pembelajaran yang telah dirancang oleh para peserta, khususnya mahasiswa program sarjana (S1).

Kegiatan diawali dengan pengarahan komprehensif dari Director of ICCLR, Endah Retnowati, Ph.D. Beliau kembali menegaskan urgensi penerapan prinsip-prinsip Cognitive Load Theory (CLT) dalam pengembangan multimedia. Pada sesi ini, peserta dibekali arahan spesifik mengenai aspek-aspek krusial yang harus dieksekusi guna memastikan media yang dihasilkan benar-benar efektif dalam memfasilitasi kognisi siswa.

Peserta mempresentasikan produk multimedia pembelajaran

Proses validasi multimedia oleh Assoc. Prof. Paul Ginns dan Endah Retnowati, Ph.D.

Momen presentasi karya peserta (kiri) dan proses validasi interaktif oleh pakar ICCLR bersama Assoc. Prof. Paul Ginns (kanan).

Agenda kemudian beralih pada sesi presentasi karya. Para mahasiswa S1 secara bergantian memaparkan purwarupa multimedia pembelajaran yang telah mereka susun sejak hari pertama workshop. Dalam presentasinya, tiap peserta mendemonstrasikan konsep, desain antarmuka, serta fitur-fitur interaktif multimedia sebagai wujud nyata implementasi teori instruksional yang telah dipelajari.

Tahap validasi produk pada sesi ini terasa semakin istimewa karena dilakukan langsung oleh pakar internasional dari The University of Sydney, Assoc. Prof. Paul Ginns, Ph.D., bersama dengan Endah Retnowati, Ph.D. Kedua pakar tersebut memberikan masukan dan kritik yang sangat konstruktif. Sorotan utama diberikan pada tata letak visual, alur penyajian materi, serta akurasi penerapan prinsip-prinsip CLT guna mencegah kelebihan beban kognitif pada pengguna media.

Pasca-validasi, peserta diarahkan untuk segera mengeksekusi catatan evaluasi tersebut dalam tahap finalisasi produk. Diskusi intens mengalir seputar langkah taktis penyempurnaan desain. Rangkaian panjang Workshop Multimedia Berbasis Cognitive Load Batch 1 pun resmi ditutup, meninggalkan harapan besar agar kompetensi para peserta terus berkembang dalam menelurkan inovasi media pembelajaran yang saintifik, inklusif, dan relevan dengan arsitektur kognitif siswa.