Workshop Multimedia Berbasis Cognitive Load Batch 1 Lanjutkan Pelatihan Desain Multimedia Pembelajaran

Workshop & Pelatihan

Pertemuan Lanjutan Workshop Multimedia ICCLR, Fokus Bedah Desain dan Evaluasi Praktik

Oleh Tim Humas ICCLR | Yogyakarta, 1 Agustus 2026

YOGYAKARTA – Mengakselerasi peningkatan kompetensi para peserta, Workshop Multimedia Berbasis Cognitive Load Batch 1 kembali menyelenggarakan pertemuan lanjutannya pada Sabtu (1/8/2026). Masih bertempat di Gedung Magister dan Doktoral FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), pertemuan kedua ini difokuskan secara intensif pada penguatan kemampuan praktis peserta dalam mendesain dan mengembangkan multimedia pembelajaran yang merujuk pada prinsip-prinsip Cognitive Load Theory (CLT).

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi bertajuk "Prinsip Desain Multimedia" oleh Director of ICCLR, Endah Retnowati, Ph.D. Sesi ini mengupas secara komprehensif prinsip-prinsip krusial dalam merancang multimedia agar lebih efektif dan mampu meminimalkan beban kognitif berlebih bagi siswa. Selanjutnya, para peserta mengikuti sesi konsultasi interaktif. Pada momen ini, peserta berkesempatan memperoleh masukan langsung dan tajam dari Endah Retnowati, Ph.D. terhadap draf rancangan multimedia yang telah mereka kembangkan pada pertemuan sebelumnya.

Suasana kegiatan pertemuan lanjutan Workshop Multimedia ICCLR

Suasana sesi praktik dan konsultasi intensif desain multimedia pada hari kedua Workshop Multimedia Berbasis Cognitive Load Batch 1.

Memasuki sesi praktik, dinamika kelas semakin hidup. Peserta diajak membedah langsung contoh pengembangan multimedia pada materi trigonometri yang dipandu oleh Bayu Setiawan, S.Pd. Setelah pembedahan tersebut, alur eksplorasi dilanjutkan dengan contoh pengembangan multimedia pada materi kesebangunan bersama Tista Sugiarti, M.Pd. Kedua sesi praktik ini memberikan pengalaman riil bagi peserta dalam mentransformasikan teori-teori CLT menjadi visualisasi pembelajaran di ruang kelas matematika.

Rangkaian kegiatan pada hari itu kemudian ditutup dengan sesi praktik mandiri. Sesi ini menjadi momen krusial sekaligus kesempatan emas bagi para peserta untuk langsung mengeksekusi perbaikan dan menyempurnakan rancangan multimedia mereka berdasarkan seluruh materi serta umpan balik berharga yang telah diperoleh selama workshop berlangsung.