Implementasi Riset Global: Rangkaian Lecturer Series Bersama Pakar Internasional di FMIPA UNY
FMIPA UNY bersama Indonesian Center for Cognitive Load Research (ICCLR) menyelenggarakan rangkaian Lecturer Series sebagai bagian dari agenda Visiting Professor yang berlangsung pada 12 hingga 13 Mei 2026. Kegiatan kolaboratif ini menghadirkan pakar internasional guna memberikan pendalaman materi bagi mahasiswa S1, S2, dan S3 Pendidikan Matematika mengenai inovasi pembelajaran dalam kerangka Cognitive Load Theory.
Dokumentasi Pembukaan Lecturer Series 2026
Pada hari pertama (12 Mei), agenda dimulai dengan pemaparan mendalam mengenai Element Interactivity. Dalam sesi ini, Dr. Ouhao Chen membedah alasan mengapa matematika bisa terasa sulit atau mudah bagi peserta didik berdasarkan tingkat keterhubungan antar elemen dalam materi ajar. Seluruh jenjang mahasiswa mengikuti sesi Q&A secara aktif untuk menganalisis bagaimana interaktivitas elemen menentukan kompleksitas suatu topik dalam Matematika, yang kemudian menjadi dasar untuk pembahasan strategi instruksional di hari berikutnya.
Sesi pemaparan materi oleh Dr. Ouhao Chen mengenai Element Interactivity
Hari kedua (13 Mei), fokus perkuliahan bergeser pada materi Instructional Design. Narasumber menjelaskan secara spesifik seperti apa bentuk instructional design yang dapat meminimalkan extraneous cognitive load melalui penerapan worked example effect. Mahasiswa mendalami teknik penyusunan solusi terstruktur yang mampu mengarahkan fokus belajar siswa tanpa membebani kapasitas kognitif mereka, sebelum akhirnya agenda disambung dengan sesi mengenai kapasitas memori.
Mahasiswa mengikuti Working Memory Depletion Test di FMIPA UNY
Rangkaian agenda pada hari kedua tersebut ditutup dengan materi Working Memory Depletion Effect. Dr. Ouhao Chen memaparkan strategi dan cara agar siswa tidak cepat lelah dalam belajar melalui manajemen beban kerja kognitif yang tepat. Sebagai penutup kegiatan, narasumber mengajak mahasiswa melakukan Working Memory Depletion Test untuk membuktikan secara empiris bahwa kapasitas working memory dapat mengalami penurunan resource depletion, sehingga diperlukan periode istirahat agar daya tahan belajar siswa tetap optimal.

%20(1).png)
%20(1).png)